Profil Band : MUSE

10 Oktober 2009

Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaitu Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan.[1] Muse telah merilis empat album rekaman, dimulai dengan Showbiz pada tahun 1999, diikuti Origin of Symmetry di tahun 2001, Absolution di tahun 2003, dan album terbarunya Black Holes & Revelations di tahun 2006. Sepanjang karirnya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 4 NME Awards dan 2 Brit Awards.
Sejarah
Pembentukan (1992-1997)

Pada tahun 1990-an awal, anggota-anggota Muse memiliki grup musik masing-masing di sekolah mereka. Pembentukan MUSE berawal ketika Matthew Bellamy yang berumur 14 tahun berhasil lulus audisi untuk masuk grup Dominic Howard. Ketika bassis mereka memutuskan untuk keluar, mereka meminta teman baik mereka, Chris Wolstenholme, untuk bergabung dan mempelajari gitar bass. Chris sempat menolak, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung. Band baru ini sempat banyak berganti nama, antara lain ‘Gothic Plague’, ‘Carnage Mayhem’, ‘Fixed Penalty’, dan ‘Rocket Baby Dolls’, sampai akhirnya menggunakan nama Muse yang dikenal sekarang. Urutan kronologis pergantian nama band ini tidak jelas, karena Muse memberikan informasi yang tidak konsisten pada wawancara-wawancara mereka.

Pada tahun 1994, masih dengan nama band ‘Rocket Baby Dolls’, mereka memenangkan kompetisi Battle of the Bands lokal.[2][3] Dan tak lama setelah ini, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth dan mulai tampil di beberapa klub seperti Cavern di Exeter.[4]

E.P. dan Showbiz (1998-2000)

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilik perusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.

Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. self-titled (berjudulkan nama band) yang menggunakan label Sawmills, Dangerous.[2] Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karir mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998.[5] Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, “Weird Al” Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse, Showbiz.[2][3]

Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.

Origin of Symmetry dan Hullabaloo Soundtrack (2001-2002)

Album ke-2 mereka, Origin of Symmetry, dengan John Leckie sebagai produser, berisikan musik yang lebih berat dan gelap, dengan suara bass yang dalam dan terdistorsi. Muse bereksperimen dengan alat-alat musik yang tidak biasa digunakan, seperti organ gereja, Mellotron, dan peralatan drum tambahan. Muse lebih banyak mengandalkan suara tinggi Bellamy, dengan alunan arpeggio gitar dan permainan piano yang terdengar jelas, yang terinspirasi dari gerakan Romantisme khususnya musikus Rusia Sergei Rachmaninoff dan Tchaikovsky. Beberapa lagu seperti “Space Dementia” memiliki unsur klasik yang lebih kental oleh musik Rachmaninoff. Bellamy juga menyatakan adanya pengaruh dari gitaris ternama Jimi Hendrix dan Tom Morello (gitaris Rage Against The Machine dan Audioslave) dalam melodi gitar pada beberapa lagu terakhir dalam album ini.[6] Terdapat pula daur ulang dari lagu “Feeling Good”, yang aslinya dibuat oleh Anthony Newley dan Leslie Bricusse dan dipopulerkan oleh Nina Simone.

Origin of Symmetry memperoleh penilaian yang beragam dari berbagai kritikus musik. Dean Carlson dari Allmusic menilai permainan Muse terlalu menyerupai Radiohead, dan menganggap lagu-lagu mereka terlalu berlebihan dan sulit diterima.”[7] Sebaliknya, Roger Morton dari NME memberikan nilai 9/10 untuk album ini, mengomentari sisi yang gelap dan berani dari Muse, bahkan menilai bahwa Bellamy lebih ‘gila’ dari Thom Yorke, vokalis Radiohead.[8] Album ini berpotensi untuk membuat Muse semakin terkenal di Amerika Serikat, tapi Maverick tidak setuju dengan gaya vokal Bellamy yang dianggap tidak cocok untuk penyiaran radio dan meminta MUSE untuk mengubah beberapa lagu mereka sebelum dirilis di Amerika Serikat. Muse menolak permintaan ini dan meninggalkan perusahaan rekaman Maverick, yang mengakibatkan tidak dirilisnya album Origin of Symmetry ini di Amerika (album ini akhirnya dirilis di daerah tersebut pada 20 September 2005, setelah Muse menjalin kontrak dengan Warner).

Penampilan Muse selama promosi album Origin of Symmetry berhasil menarik banyak pengemar dan membangun reputasi Muse sebagai band dengan penampilan live yang luar biasa. Reputasi ini membawa Muse untuk merilis Hullabaloo Soundtrack, DVD yang berisi penampilan mereka di Le Zenith di Paris,Perancis pada tahun 2001. Lalu secara bersamaan, mereka juga merilis album ganda yang berisi B-side dan rekaman dari penampilan di Le Zenith. Album ganda single A-side juga dirilis, dengan dua lagu baru yaitu “In Your World” dan “Dead Star”, yang berbeda dengan gaya opera lagu-lagu lain pada Origin of Symmetry.

Pada edisi Februari 2006 majalah Q Magazine, album Origin of Symmetry berhasil menempati peringkat ke-74 pada daftar 100 album terbaik sepanjang masa menurut penggemar.

Personil band

* Matthew Bellamy – vokal, gitar, piano, keyboard, synthesizer
* Christopher Wolstenholme – bass, vokal pendamping, keyboard, synthesizer
* Dominic Howard – drum, perkusi

Personil tambahan

Berikut personil tambahan yang sering muncul pada beberapa penampilan konser Muse:

* Morgan Nicholls – keyboard, vokal pendamping, bass, ukulele (2004, 2006 – sekarang)
* Dan “the Trumpet Man” Newell – terompet (2006 – sekarang)


Kangen Band, Perjuangan dan Keberhasilan

3 Oktober 2009

Selamat membaca artikel terbaru dari MusikKita.
Kali ini MusikKita ingin membahas tentang Kangen Band, sebuah band asal Lampung. Mereka dengan perjuangan yang ulet berhasil menjadi grup band papan atas Indonesia. Untuk biografinya bisa dibaca pd artikel dari wikipedia di bawah ini.


Kangen Band merupakan salah satu grup musik dari Indonesia. Anggotanya berjumlah 6 orang yaitu Doddy, Andika, Tama, Lim, Nory, dan Barry. Grup musik ini dibentuk pada tahun 2005 di Lampung. Lagu populernya ialah Tentang Bintang,dan lagu adaptasi dangdutnya adalah Selingkuh. Oleh beberapa pihak yang iri dan tidak suka, band ini dianggap tidak berkualitas. Band ini dianggap mempunyai musikalitas, dalam, dan luar biasa meskipun begitu band ini cukup sering direquest oleh pendengar radio.

Walaupun terdaftar sebagai band “kelas satu” di belantika musik Indonesia, band ini memiliki prestasi mencengangkan untuk sebuah band underdog, band ini mampu mengumpulkan massa dan fans tanpa satupun videoklip milik mereka yang diputar di TV. Otomatis band ini menuai jajaran penggemarnya lewat penyebaran CD dan VCD bajakan.

Ada kabar menarik bahwa mereka sudah mempunyai 472 stok lagu yang diciptakan oleh mereka sendiri yang sudah ada di album perdana mereka dan album mereka berikutnya. Pada tahun 2007, mereka membintangi sebuah sinetron berjudul Aku Memang Kampungan, yang bercerita tentang perjalanan karir mereka.

Setahun usai album perdana dirilis, Kangen kembali mengeluarkan album kedua. Album bertajuk Bintang 14 Hari ini menyajikan warna musik yang berbeda dengan menampilkan unsur Melayu dan mengeksplorasi unsur Jawa. Di album ini, Kangen menggaet arranger Andi Bayau dan masih setia dengan backing vocal Eren.

Pada 6 Mei 2009 Kangen Band meluncurkan album ketika mereka. Album yang menjagokan lagu “Terbang Bersamaku” ini diberi judul Pujaan Hati.

Selain bermusik, Kangen Band juga akan menjajal dunia layar lebar. Hal ini terkait dengan kisah hidup Kangen Band yang akan diangkat ke layar lebar. Film ini nantinya akan disutradarai oleh Lola Amaria.


Kangen band merupakan band yang lumayan bagus.
Walaupun banyak yang tidak menyukainya dan menghina di beberapa forum, tapi karya mereka cukup baik dan orisinal.
semangat Kangen Band, maju terus!!


Profil Band Legendaris : Guns And Roses

27 September 2009

Guns N’ Roses (GNR) adalah kelompok musik hard rock dari Amerika Serikat yang mulai terkenal di akhir 1980-an dan awal 1990-an. Mereka pertama melejit lewat album 1987 Appetite for Destruction dan kemudian menerbitkan dua album berbarengan Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II.
Anggota

Sekarang

* Axl Rose – lead vocals, piano (1985-present)
* Bumblefoot – lead guitar (2006-present)
* Robin Finck – lead guitar (1997-present)
* Richard Fortus – rhythm guitar (2002-present)
* Tommy Stinson – bass guitar (1998-present)
* Brian Mantia – drums (2000-present)
* Dizzy Reed – keyboards, piano (1990-present)
* Chris Pitman – keyboards, programming (1998-present)

Mantan

* Ole Beich – bass (1985)
* Rob Gardner – drums (1985)
* Tracii Guns – lead guitar (1985)
* Steven Adler – drums (1985-1990)
* Izzy Stradlin – rhythm guitar (1985-1991)
* Gilby Clarke – rhythm guitar (1991-1994)
* Slash – lead guitar (1985-1996)
* Matt Sorum – drums (1990-1997)
* Duff McKagan – bass (1985-1998)
* Josh Freese – drums (1997-2000)
* Paul Tobias – rhythm guitar (1994-2002)
* Buckethead – lead guitar (2000-2004)

Touring members

* Tracey Amos – backing vocals (1991-1993)
* Teddy Andreadis – harmonica, keyboards, backing vocals (1991-1993)
* Roberta Freeman – backing vocals (1991-1993)
* Diane Jones – backing vocals (1991-1993)
* Anne King – horns (1991-1993)
* Lisa Maxwell – horns (1991-1993)
* Cece Worrall – horns (1991-1993)

Touring substitutes

* Fred Coury – drums (1987-1988 – eight performances)
* Stephen Harris – bass (1988 – one performance)
* Don Henley – drums (1989 – one performance)
* Izzy Stradlin – rhythm guitar (1993 – five performances)

Touring guests

* Vince Neil – vocals (1988 – one performance)
* Matt McKagan – horns (1989 – four performances)
* Shannon Hoon – bongos, vocals (1991-1993 – nine performances)
* Sebastian Bach – vocals (1991, 2006 – six performances)
* Lenny Kravitz – guitar, vocals (1992 – one performance)
* Steven Tyler – vocals (1992 – one performance)
* Joe Perry – guitar (1992 – one performance)
* Brian May – guitar (1992-1993 – two performances)
* Elton John – piano (1992 – one performance)
* Ronnie Wood – guitar (1993 – two performances)
* Tom Doyle – bongos (1993 – four performances)
* Michael Monroe – vocals (1993 – one performance)
* Blake Stanton – vocals (1993 – one performance)